Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility cctv

Kampanye Publik : Larangan Menikahkan Anak Di Bawah Usia 19 Tahun

  • Devira Wiena Pramintya, S.Kom.
  • 24-05-2021

Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad Imron, S.Ag., M.H (tengah)

Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad Imron, S.Ag., M.H (tengah) saat menjadi narasumber acara Sosialisasi Pemenuhan Hak -  Hak Perempuan Di Kabupaten Jeneponto dengan Pengadilan Agama Kabupaten Jeneponto di Kantor Lurah Taman Roya

Jeneponto, Minggu (23/05/2021) Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad Imron, S.Ag., M.H. menghadiri acara dan sebagai narasumber pada acara Sosialisasi Pemenuhan Hak -  Hak Perempuan Di Kabupaten Jeneponto Kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto dengan Pengadilan Agama Kabupaten Jeneponto untuk mengampanyekan batasan usia menikah.

Para peserta yang menghadiri acara sosialisasi di Kantor Lurah Taman Roya sangat antusias untuk mengajukan berbagai macam pertanyaan

Para peserta yang menghadiri acara sosialisasi di Kantor Lurah Taman Roya sangat antusias untuk mengajukan berbagai macam pertanyaan

Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto ini dilaksanakan selama dua hari mulai hari Sabtu (22/05/2021) hingga hari Minggu (23/05/2021). Sosialisasi hari pertama diadakan di Kantor Lurah Taman Roya yang dihadiri juga oleh Lurah Taman Roya, Sumarni, S.T., Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto, Hj. Rahmi Tombo, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tamalatea, Abd. Malik.

Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad Imron, S.Ag., M.H. bersama dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto (kanan), Kepala Desa Arungkeke, dan Kepala KUA Kecamatan Arungkeke

Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad Imron, S.Ag., M.H. bersama dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto (kanan), Kepala Desa Arungkeke, dan Kepala KUA Kecamatan Arungkeke

Sosialisasi hari kedua diselenggarakan di Rumah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto, Dr. Farida, yang dihadiri oleh Camat Arungkeke, H. Alamsyah, S.E., M.M. Kr. Jampu, Kepala Desa Arungkeke, Muhammad Amir, S.E., dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arungkeke, Rustam, S.Ag.

Suasana saat acara sosialisasi sedang berlangsung di Rumah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto

Suasana saat acara sosialisasi sedang berlangsung di Rumah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jeneponto

Pada sosialisasi ini menitik beratkan pada batasan usia untuk menikah. Karena menurut Undang – Undang pernikahan No. 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang – Undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, yang sebelumnya usia menikah pada perempuan minimal 16 tahun dan laki – laki 19 tahun berubah dalam UU baru mengharuskan 19 tahun baik perempuan maupun laki – laki.

Sosialisasi ini diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tamalatea dan Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto tentang batasan usia untuk menikah serta hak – hak perempuan dalam rumah tangga.

Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Muhamad  Imron, mengatakan, " Pasangan suami istri yang tidak memiliki buku nikah akan dilaksanakan sidang ditempat,” ujarnya.

Devira Wiena Pramintya, S.Kom.

Devira Wiena Pramintya, S.Kom.

Editor jurnal dan berita Pengadilan Agama Jeneponto sejak 5 Februari 2021

(0) Comment

Leave a reply

CS PTSP
Survey Indeks Persepsi Korupsi
Survey Kepuasan Masyarakat